Oleh: Winardi Khatib
Pendahuluan
Tutorial ini merupakan pengalaman penulis sendiri, baik berasal dari bahan bacaan maupun praktek secara mandiri. Semua yang disampaikan berupa pemahaman yang penulis dapatkan selama menggunakan situsweb berjudul WinardiVision atau dengan nama domain winardivision.org.
Sasaran tutorial adalah pengguna baru aplikasi WordPress yang belum memahami seluk beluk website atau blog dengan baik. Sekaligus contoh-contoh yang diberikan berkaitan dengan website tersebut di atas. Penulis berusaha memberi pengertian kepada pengguna karena mungkin mempunyai latar belakang yang berbeda. Penulispun berusaha menggunakan bahasa yang sederhana.
Sebelum sampai tutorial kita singgung dulu kaitan antara postingan, laman, kategori dan menu. Dengan memahami pengertian dan keterkaitannya akan memudahkan bagi pemula untuk mengikuti tutorial untuk keempat komponen tersebut.
Website secara garis besar terdiri dua komponen utama, yaitu postingan (artikel) dan laman (halaman). Postingan (artikel) adalah hal yang pokok di dalam suatu website. Artinya postingan itulah yang sengaja disampaikan oleh admin/penulis untuk kebutuhan pembaca/pengunjung website. Postingan ini bersifat dinamis yaitu tergantung kronologi waktu. Ada postingan yang cepat habis kadaluarsanya, misalnya berita. Namun ada posting relatif bertahan lama, misalnya postingan tentang tutorial atau bersifat ilmiah. Selagi metode belum berubah maka postingan yang disebut kemudian masih relevan untuk jangka relatif lama. Laman atau bagian yang memuat postingan ini bisa disebut Blog atau tergantung kepada yang memiliki website yang disesuaikan dengan bidang (niche) website.
Untuk masuk atau melihat postingan dalam suatu Website terlebih dahulu kita masuk dengan menulis judul situs, alamat URL atau nama domain di bawah Google. Bagian pertama yang terbuka disebut laman depan atau beranda. Nah di beranda ini tersedia menu yang bisa membuka halaman postingan. Contoh untuk masuk website penulis, anda bisa menuliskan judul situs: Blog Winardi, alamat URL: https://winardivision.org atau nama domain: winardivision.org.
Postingan adakalanya dirinci lagi menjadi beberapa Kategori. Tujuan pembagaian atas beberapa kategori tersebut adalah untuk memudahkan pencarian artikel oleh pembaca. Dengan menelusuri kategori tertentu pembaca berpeluang menemukan artikel yang dicari lebih cepat. Kategori yang disarankan berkisar 4-7 kategori. Sebagai contoh, anda akan melihat bahwa sebagai induk postingan penulis menggunakan istilah Blog. Selanjutnya induk tersebut dibagi atas beberapa kategori, yaitu: Budidaya Tanaman, Prasarana Sarana Produksi, Teknologi Pertanian, Sosial Ekonomi, Lingkungan, dan Non Kategori.
Berbeda dengan postingan, laman merupakan bagian yang berfungsi untuk menjelaskan tentang website. Laman isinya bersifat statis. Artinya isi halaman tersebut tidak akan banyak perubahan. Perubahan hanya akan dilakukan misalnya kalau ada hal-hal baru yang akan disampaikan oleh admin. Untuk website yang paling sederhana biasanya mempunyai 3 bentuk laman sesuai dengan fungsinya, yaitu: laman Beranda, Tentang dan Kontak. Catatan, didalam website istilah laman sama saja dengan halaman.
Laman depan yang sering ditandai dengan Beranda (Home) adalah laman depan atau awal yang ditemukan pada waktu kita mengunjungi/membuka suatu website atau blog. Laman ini berguna misalnya untuk memuat ucapan selamat datang atau penjelasan tentang artikekel apa saja di dalam website atau blog kepada pengunjung. Laman ini dibuka dengan judul situs, alamat URL atau naman domain, seperti telah dijelaskan sebelumnya.
Baca juga: Penyiapan Laman untuk Situs Web Word Press
Laman kedua yaitu laman untuk memberi penjelasan, misalnya deskripsi website atau profil admin/penulis. Laman ini biasanya diberi judul Tentang (About). Selanjutnya laman ketiga yaitu laman yang biasanya memberitahukan bagaimana pengunjung bisa menghubungi penulis/admin. Jadi pada halaman bentuk ketiga tersebut dapat tercantum nomor telpon/WA, email, akun media sosial dan lain-lain. Laman bentuk yang terakhir tersebut biasa diberi judul Kontak (Contact). Untuk masuk laman Tentang atau Kontak kita bisa menggunakan menu yang ada pada setiap laman karena terhubung oleh tautan (link).
Sedikit disinggung pula mengenai menu dan susunannya. Menu merupakan kunci yang bisa kita gunakan untuk berpindah dari satu laman ke laman lain dalam suatu website. Menu terdiri dari menu primer dan menu sekunder. Dalam hal ini kita berfokus untuk menu primer saja. Menu ini biasanya terletak pada bagian atas laman website.
Untuk website yang sederhana biasanya memiliki 4 komponen menu ( 3 untuk halaman dan 1 untuk menu postingan). Khusus untuk postingan, menu dapat dibagi lagi atas beberapa sub menu. Menu laman digunakan untuk membuka laman dan menu postingan untuk membuka laman induk (Blog, Website). Sedangkan sub menu digunakan untuk membuka kategori. Di bawah setiap kategoripun bisa pula dicantumkan judul-judul artikel.
Perlu dijelaskan bahwa dalam kasus website yang dijadikan contoh, penulis tidak menggunakan kategori di bawah Website sebagai induk tetapi menggunakan sub laman yang jumlah dan namanya sama dengan kategori. Apa beda menggunakan kategori dengan sub laman di bawah induk (Blog, Website) ? Jawabannya, apabila menggunakan kategori maka halaman langsung terisi oleh postingan-postingan yang sekategori sewaktu kita membuat berbagai postingan. Sedangkan dengan menggunakan sub laman, halaman yang muncul kosong. Dengan cara kedua ini kita bisa misalnya membuat judul-judul postingan saja, yaitu dengan cara mengentri baik teks dan gambar/media.
Baca juga: Penyiapan Kategori untuk Situs Web Word Press
Menyiapkan Postingan
Untuk bekerja sebagai admin kita harus bekerja dibawah menu Dasbor. Untuk itu kita masuk blog melalui alamat URL admin, contoh untuk web di atas: https://winardivision.org/wp-admin/ untuk website milik penulis. Tentu saja bagi pengunjung seperti anda tidak bisa menggunakan alamat ini tetapi bisa melalui judul situs: Blog Winardi, alamat URL: https://winardivision.org atau nama domain: winardivision.org. Langkah-langkah menyiapkan postingan adalah sebagai berikut:
1. Temukan menu Pos di di bawah dasbor
2. Klik menu Tambah Baru
3. Beri judul laman pos sesuai artikel yang telah kita siapkan. Misalnya seperti salah satu judul dalam postingan penulis, yaitu: Tanaman Vanili dan Budidaya.
4. Tambahkan konten atau isi pos dengan teks atau gambar/media. Kalau belum siap biarkan saja kosong terlebih dahulu nanti diisi pada waktu mengedit.
5. Pada kolom Kategori isikan kategori yang sesuai judul. Contoh di website penulis, kategori yang sesuai adalah Budidaya Tanaman.
6. Pada kolom Tag isikan tag yang sesuai. Contoh untuk judul di atas tag yang sesuai adalah Tanaman Perkebunan. Jadi tag mirip dengan kategori tetapi tidak sama. Didalam website penulis, judul seperti diatas akan bisa ditelusuri melalui kategori (Budidaya Tanaman) dilain pihak akan bisa juga ditelusuri melalui tag (Tanaman Perkebunan). Penetapan nama tag tergantung kepada pengetahuan atau wawasan dari yng punya website itu sendiri.
7. Publikasikan pos melalui menu Terbitkan atau simpan melalui menu Simpan Draft.
Selanjutnya bisa kita periksa atau edit pos yang telah kita buat. Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut:
1. Temukan kembali menu Pos di bawah dasbor
2. Klik menu Semua Pos. Akan muncul daftar pos-pos yang telah kita siapkan.
3. Arahkan kursor ke nama pos. Akan ada pilihan menu Sunting untuk menyunting konten pos yang telah dikerjakan. Ada pula menu Edit cepat untuk melengkapi data/deskripsi pos. Selain itu ada pula menu Tampil untuk menayangkan pos dan menu Tong Sampah untuk menghapus pos.
Baca juga: Penyiapan Menu untuk Situs Web Word Press
Demikianlah menyiapkan pos dalam suatu website. Setelah pos ini akan ada penjelasan dalam menyiapkan laman, kategori dan menu. Dengan menguasai empat pengetahuan dasar ini akan memudahkan anda bekerja dalam WordPress.

Blake Briggs