<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita/Informasi &#8211; WinardiVision </title>
	<atom:link href="https://winardivision.org/blog/category/berita-informasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://winardivision.org</link>
	<description>Utama menginformasikan pertanian dan pengembangannya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Dec 2024 17:25:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://winardivision.org/wp-content/uploads/2024/04/cropped-Screenshot_2024-04-02-09-20-58-696_com.android.chrome-32x32.jpg</url>
	<title>Berita/Informasi &#8211; WinardiVision </title>
	<link>https://winardivision.org</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Seminar Teknologi Budidaya Spesifik Agroekodistem untuk Mendongkrak Produksi Bawang Merah di Dataran Tinggi.</title>
		<link>https://winardivision.org/blog/2024/03/28/seminar-teknologi-budidaya-spesifik-agroekodistem-untuk-mendongkrak-produksi-bawang-merah-di-dataran-tinggi/</link>
					<comments>https://winardivision.org/blog/2024/03/28/seminar-teknologi-budidaya-spesifik-agroekodistem-untuk-mendongkrak-produksi-bawang-merah-di-dataran-tinggi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Winardi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Mar 2024 06:23:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita/Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Seminar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://winardivision.org/?p=4961</guid>

					<description><![CDATA[&#160; Telah dilakukan seminar dengan topik Peran Teknologi Budidaya Spesifik Agroekosistem untuk Mendongkrak Produksi Bawang Merah di Dataran Tinggi. Seminar tersebut dilakukan secara daring pada hari Kamis tanggal 28 Maret 2024 oleh Pusat Riset Hortikultura (PRH). Lembaga tersebut berada dibawah naungan  Organisasi Riset Pertanian dan Pangan (ORPP) dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>Telah dilakukan seminar dengan topik Peran Teknologi Budidaya Spesifik Agroekosistem untuk Mendongkrak Produksi Bawang Merah di Dataran Tinggi. Seminar tersebut dilakukan secara daring pada hari Kamis tanggal 28 Maret 2024 oleh Pusat Riset Hortikultura (PRH). Lembaga tersebut berada dibawah naungan  Organisasi Riset Pertanian dan Pangan (ORPP) dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).</p>
<p>Yang bertindak sebagai pembawa acara pada kegiatan tersebut adalah Ibu Sri Hustanty Findyaningrum, SE. Sedangkan moderator dipegang oleh Bapak Dr. Ir. Joko Pramono, MP ( Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Hortikultura, ORPP BRIN). Sebagai narasumber pertama adalah Bapak Dr. Ir. Atman, M. Kom (Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Hortikultura, ORPP BRIN). Narasumber kedua adalah Bapak Ir. Ismon Lenin, MSi (Peneliti Ahli Madya Pusat Riset Hortikultura, ORPP BRIN).</p>
<p>Seminar ini dihadiri oleh sekitar 50 orang peserta dari berbagai kalangan dan tempat. Seminar juga diikuti oleh Kepala Organisasi Riset Pertanian dan Pangan (Puji Lestari, SP, MSi, PhD) dan Kepala Pusat Riset Hortikultura (Dr. Dwinita Wikan Utami, MSi). Menurut Ibu  Dwinita Wikan Utami, seminar ini merupakan rangkaian seminar HortiActive Seri 2 di instansinya.</p>
<p><strong>Ringkas tentang seminar </strong></p>
<p><strong>Narasumber pertama</strong> (Dr. Ir. Atman, M.Kom) menyampaikan seminar dengan judul &#8220;Teknologi Proliga (Produksi Lipat Ganda) Bawang Merah&#8221;. Sebagai latar belakang dilakukannya penelitian ini antara lain adanya fakta: (1). Stagnasi produktivitas bawang merah dewasa ini yaitu (9,59-10,71 t/ha) di Jawa sebagai sentra produksi terluas di Indonesia; (2) adanya sentra produksi bawang merah yang cukup signifikan di Sumatera Barat dengan agroekosistem dataran tinggi. Khusus untuk Sumatra Barat produktivitas bawang merah adalah 15,16 t/ha.</p>
<p>Dikemukakan oleh narasumber bahwa paket teknologi Proliga (Produksi Lipat Ganda) dewasa ini mampu menghasilkan produktivitas bawang merah 30-40 t/ha. Adapun komponen teknologinya adalah: 1). Penggunaan benih asal biji (True Shallot Seed/TSS); 2). Penambahan populasi tanaman dari 240.000 menjadi 500.000-800.000 rumpun/ha; 3). Pengelolaan hara dan air dan 4). Pengelolaan Hama dan Penyakit Terpadu/PHT (penekanan kehilangan hasil maksimum 10%).</p>
<p>Sekaitan penerapan komponen teknologi seperti tersebut di atas, narasumber telah melakukan serangkaian riset dari tahun 2019 hingga 2021 di Desa Sukarami, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Desa tersebut mempunyai ketinggian sekitar 1000 M di atas permukaan laut (dpl). Beberapa faktor yang diuji adalah penggunaan varietas, pupuk NPK, pupuk kandang dan pengaturan jarak tanam/populasi. Semuanya diterapkan untuk bawang merah asal biji.</p>
<p>Beberapa kesimpulan yang dapat ditarik untuk lokasi pengujian adalah sebagai berikut: 1). Varietas Lokananta memberi hasil umbi kering tertinggi (10.47 t/ha) dibanding Trisula ( 8,87 t/ha), Sanren (6,71 t/ha) dan Bima(6,32 t/ha); 2). Jarak tanam terbaik adalah 10 x 10 cm dengan benih 1 biji/lubang tanam; 3). Pupuk kandang cukup diberikan 15 t/ha baik disebar atau diberikan pada lubang tanam; 4). Dengan penggunaan pupuk kandang tersebut bisa digunakan pupuk NPK 75% dari rekomendasi.</p>
<p><strong>Narasumber kedua</strong> (Ir. Ismon Lenin, MSi) menyampaikan seminar dengan judul &#8220;Pemanfaatan <em>Fly Ash</em> sebagai Bahan Amelioran pada Budidaya Bawang Merah di Dataran Tinggi&#8221;. Dikemukakan bahwa sentra produksi bawang merah di dataran tinggi umumnya didominasi oleh jenis tanah Andisols. Pada jenis tanah tersebut umumnya ketersediaan fosfat tanah relatif rendah untuk tanaman karena terikat (terfiksasi) secara kimia.</p>
<p>Untuk meningkatkan ketersediaan fosfat biasanya dibutuhkan bahan organik relatif besar (20-70 t/ha). Namun disamping itu ada bahan potensial untuk meningkatkan ketersediaan fosfat tanah, yaitu <em>fly ash</em>. <em>Fly Ash</em> (abu terbang) adalah bahan halus sisa dari proses pembakaran batubara. Bahan tersebut mengandung silika yang berpotensi meningkatkan ketersediaan fosfat tanah melalui reaksi pertukaran ion SiO4 dari <em>fly ash</em> dengan ion PO4 dari tanah. <em>Fly</em> <em>ash</em> dewasa ini sudah tidak dianggap oleh pemerintah sebagai limbah berbahaya sebagaimana sebelumnya.</p>
<p>Narasumber telah melakukan serangkaian riset yaitu berupa penelitian laboratorium dan rumah kaca (2019) dan penelitian lapangan (2023). Seluruh penelitian berlokasi di dataran tinggi Sukarami, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Penelitian yang dilakukan mencakup penggunaan <em>fly ash</em>, pupuk kandang dan varietas bawang merah. Dari hasil riset terlihat bahwa peran pupuk kandang mampu meningkatkan C-organik, KTK tanah, unsur mikro dan melepaskan jerapan fosfat. Sedangkan peran <em>fly ash</em> mampu meningkatkan silika, pH tanah, unsur mikro dan melepaskan jerapan fosfat. Dengan demikian perlu penggunaan bahan organik dan <em>fly ash</em> secara bersamaan untuk perbaikan kondisi tanah kedepannya.</p>
<p>Demikianlah berita ini dapat admin informasikan semoga ada manfaatnya. Tidak lupa admin menyampaikan permohonan maaf kepada penyelenggara seminar dan narasumber apabila ada yang tidak tepat di dalam penyampaian berita ini.</p>
<p style="padding-left: 40px;">
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://winardivision.org/blog/2024/03/28/seminar-teknologi-budidaya-spesifik-agroekodistem-untuk-mendongkrak-produksi-bawang-merah-di-dataran-tinggi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 14/157 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Database Caching using Redis

Served from: winardivision.org @ 2025-02-06 23:52:19 by W3 Total Cache
-->